Matteo Darmian Sebut Van Gaal dan Mourinho Pelatih Hebat

Matteo Darmian Sebut Van Gaal dan Mourinho Pelatih Hebat

November 8, 2019 0 By Kang Bola

JadwalBola.co – Matteo Darmian sudah kembali ke Italia dengan masuk Parma. Dia mengatakan Jose Mourinho dan Louis van Gaal jadi pelath terbaik waktu kembali kenang waktunya di Inggris.

Darmian bergabug dengan Setan Merah pada tahun 2015 dari Torino. Tapi, sang pemain sekarang sudah kembali ke Italia setelah alami kesulitan dengan Setan Merah.

Darmian lihat banyak perubahan selama bermain untuk United. Bek asal Italia itu diambil oleh Van Gaal dan mengumpulkan semakin banyak trofi dengan Mourinho.

Dia masih kesulitan memperoleh kesempatan bermain reguler di sejumlah manajernya di Old Trafford. Darmian hanya tampil dalam tiga pertandingan di bawah Solskjaer.

Pelatih Hebat
Sekarang Darmian sudah meninggalkan Setan Merah pada musim panas ini. Tapi, dia tidak melihat Solskjaer jadi diantaranya pelatih paling baik.

“Van Gaal dan Mourinho adalah dua pelatih hebat, mereka banyak menang, Anda tahu mereka,” kata Darmian seperti diambil Goal International.

“Mereka adalah dua pelatih hebat yang telah meninggalkan saya satu hal yang positif dan saya berterima kasih pada mereka.”

Tidak Menyesal Gabung MU
Darmian menegaskan bila ia betul-betul tidak menyesal geser ke United. Ia dan mengatakan bila ia siap mengulang-ulang kepindahannya ke Old Trafford jika kondisinya bertambah baik.

“Saya fikir geser ke Old Trafford adalah pengalaman yang ingin saya lakukan , karena itu momen yang penting bikin profesi saya.”

“Waktu itu saya memaksa diri saya untuk berjumpa dengan budaya sepakbola yang berbeda dari yang sejauh ini saya mainkan. Kondisi itu membuat saya berkembang di atau di luar lapangan.”

Bukti Pergi
Darmian mulai jarang bermain di MU setelah Van Gaal meninggalkan Old Trafford. Kemauannya untuk bermain ialah bukti Darmian untuk keluar dari Setan Merah.

“Dua tahun pertama saya bermain semakin banyak, karenanya tahun terakhir 1/2 saya bermain kurang tetapi tekad saya untuk bermain menggerakkan saya untuk meninggalkan Manchester,” ujarnya.