Tidak Mau Diet Membuat Shaw Diklaim Titik Lemah Manchester United

Tidak Mau Diet Membuat Shaw Diklaim Titik Lemah Manchester United

September 7, 2019 0 By Kang Bola

JadwalBola.co – Pundit sepak bola Inggris, Paul Parker, menerangkan bila Luke Shaw adalah titik lemah buat Manchester United. Dia tidak mempunyai semangat, bahkan untuk hanya berdiet.

Luke Shaw sebetulnya bermain bagus pada musim 2018/19 waktu kemarin. Dia menjelma jadi bek kiri penting United, setelah beberapa musim berusaha bangun dari cedera patah kaki.

Tetapi, perform Luke Shaw dilihat belum cukup bagus. Jose Mourinho, sisa manajer Manchester United, jadi salah satu pihak yang vokal memberi komentar permainan bek 24 tahun.

Paul Parker mempunyai pandangan yang juga sama dengan Mourinho. Baginya, Luke Shaw bisa membuat pemain bertahan United kelimpungan.

Paul Parker Sering Telat Mundur dan Eggan Diet
Menurut Paul Parker, permainan Luke Shaw yang agresif membantu serangan akan menimbulkan celah di pertahanan Manchester United. Sebab, Luke Shaw sering telat untuk turun membantu tempat pertahanan.

“Saya mengerti mengapa tempo hari Jose Mourinho, waktu melawan Chelsea, menerangkan bila Harry Maguire akan mempunyai persoalan membuat perlindungan Shaw yang terkadang hilang,” ucap Paul Parker pada The Mirror.

“Saya sebenarnya iba pada nasib Shaw di waktu Mourinho. Dia tidak pantas memperoleh perlakuan itu. Hasilnya Mouringo memberi suport setelah alami patah kaki yang mengerikan.”

“Tetapi, Shaw juga tidak membantu dianya. Dia harusnya kerjakan diet terbaik dan mencari kesehatan. Tetapi dia tidak melakukannya. Dia tidak sesemangat seperti yang saya berharap,” tutur Paul Parker.

Pilihan Buruk untuk Serangan
Luke Shaw mempunyai beberapa ciri bermain yang agresif. Tetapi, Paul Parker melihat dia bukan tipe pemain yang dibutuhkan oleh United. Sebab, dia tidak bisa memberikan beberapa pilihan waktu tim menyerang.

“Dia cuma bek sayap seperti waktu saya. Waktu dia maju, dikit jenis dalam permainannya. Dia tidak kerjakan hal yang berbeda, dia tidak mempunyai trik di kakinya,” tegas Paul Parker.